7 PANTAI MALANG SELATAN UNTUK ACARA OUTBOUND KANTOR DAN FAMILY GATHERING

7 Pantai Malang Selatan Untuk Acara Outbound Kantor Dan Family Gathering – Kota malang kini menjadi tujuan utama bagi masyaraakat Indonesia yang ingin mamanjakan pikiran sejenak dari pekerjaan yang menumpuk. Malang kini terkenal dengan sebutan kota wisata karena malang mempunyai paket lengkap mulai dari gunung sampai pantai. Kegiatan outbound maupun family gathering malang sendiri yang sangat banyak didatangi oleh wisatawan local maupun dari mancanegara. Kegiatan outbound dan family gathering ini bisa membuat kamu semakin akrab dengan satu sama lain. Kamu juga bisa memiliki beberapa lokasi outbound yang ada di Malang tetapi juga ada loh lokasi outbound yang terletak di pantai. Berikut ada beberapa ulasan lokasi outbound dan family gathering yang ada di pantai.

  1. Pantai Balekambang

Pantai Balekambang merupakan salah satu pilihan tempat wisata ketika kamu berada di Malang, tepatnya terletak di Desa Sri Gonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Pantai Balekambang terlihat indah, ditambah lagi lengkapnya fasilitas yang tersedia. Yang menjadi daya tarik dari Pantai Balekambang ini ialah keberadaan sebuah pura yang notabene merupakan tempat beribadahnya umat Hindu.

Pura tersebut terletak di Pulau Ismoyo yang bernama Pura Amarta Jati, yang masih sering digunakan hingga saat ini. Karena lokasi puranya yang menjorok ke arah laut, banyak pengunjung yang menyandingkannya dengan Tanah Lot, yang ada di Bali. Karena lokasi puranya yang sama-sama berada di atas batuan karang. Dan memiliki keindahan laut yang tak diragukan lagi.

Misteri sebuah tempat terkadang dapat dijadikan sebagai daya tarik tersendiri dari sebuah lokasi wisata, tak sedikit dari kisah-kisah misteri tersebut yang masih menjadi misteri. Pantai Balekambang memiliki kisahnya tersendiri, dimana mitos tersebut berkembang secara turun temurun dari mulut ke mulut. Mitos yang hadir di Pantai Balekambang diantaranya:

  • Konon katanya, barangsiapa pasangan yang datang ke Pantai Balekambang belum menikah, hubungan mereka akan segera berakhir setelah mengunjungi pantai tersebut.
  • Mitos yang kedua mengatakan bahwa air laut dari Pantai Balekambang dapat membuat wajah awet muda.

Mitos tersebut banyak pengunjung yang mempercayainya namun ada pula dari mereka yang tidak percaya. Itu dikembalikan lagi pada dirimu sendiri. Yang pasti kita harus menghargai serta menghormati cerita yang berkembang di tempat dimana kita berada. Ingatlah pepatah yang mengatakan “dimana langit dijunjung, disitu bumi dipijak”.

Jalan menuju Pantai Balekambang dari arah Malang yakni dengan mengarahkan kendaraanmu menuju Gadang kemudian Kendalpayak. Teruskan perjalananmu hingga menuju Desa Gondanglegi, lanjutkan hingga tiba di Pantai Balekambang. Akses jalannya tak begitu sulit, dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun memang jalurnya cukup berkelok-kelok, dihiasi pula dengan tanjakan dan tikungan serta di beberapa wilayah jalurnya sempit.

Jarak yang harus ditempuh sekitar 67 km, dengan perkiraan waktu tempuh mencapai 2 jam tergantung pada caramu berkendara. Namun, jarak yang jauh serta berliku tersebut akan terbayar lunas dengan keindahan yang diberikan oleh Pantai Balekambang.

Jam operasional Pantai Balekambang dibuka setiap hari Senin hingga Minggu selama 24 jam nonstop. Sedangkan tiket masuk Pantai Balekambang terdiri dari:

  • Senin hingga Jum’at sebesar Rp10.000 per orang
  • Sabtu, Minggu, dan hari libur lainnya sebesar Rp15.000 per orang
  • Parkir motor sebesar Rp5.000
  • Parkir mobil sebesar Rp10.000

Fasilitas yang ada di sekitar Pantai Balekambang sudah sangat memadai, dengan adanya:

  • Area untuk menyimpan kendaraan
  • Kamar mandi umum
  • Mushola
  • Warung-warung makanan dan minuman
  • Toko pakaian
  • Penginapan
  • Penyewaan ban

Di sekitar Pantai Balekambang terdapat penginapan atau hotel, diantaranya:

  • 3 Bedroom at Wirojoyo Homestay
  • Penginapan Wibisono II
  • Fira Homestay
  • Homestay Dhilpratis at Pantai Balekambang

Harga yang ditawarkan sekitar Rp. 300.000-an per malamnya, dengan fasilitas yang bersaing tentunya. Lokasinya yang dekat dengan Pantai Balekambang membuatmu lebih mudah menuju pantai.

Daya tarik lainnya yang terdapat di Pantai Balekambang, antara lain :

  • Alamnya Yang Indah

Keindahan Pantai Balekambang sudah tidak diragukan lagi, hamparan pasirnya yang putih serta cukup landai, birunya laut dipadukan dengan deburan ombak yang cukup kencang. Jika dilihat melalui peta yang ada, Pantai Balekambang memiliki 3 pulau yang berdiri di atas batuan karang. Pulau-pulau tersebut bernama Pulau Ismoyo, Pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni. Di sekitar Pantai Balekambang tumbuh pepohonan yang cukup rindang, maka tak heran jika banyak keluarga yang memilih untuk berpiknik dibawah teduhnya pohon. Tanah Lot versi Jawa Timur ini memang layak untuk kamu kunjungi, dan cocok untuk dijadikan tempat me time bersama keluarga tercinta.

  • Pura Amarta Jati

Pura Amarta Jati merupakan daya tarik utama dari Pantai Balekambang, lokasinya yang berada di sebuah pulau karang sangat memikat para wisatawan. Kamu bisa mengunjungi pura dengan terus berjalan kaki ke sebelah kanan, nantinya kamu akan melewati sebuah jembatan yang kamu lihat di area pantai. Dilanjutkan dengan naik beberapa anak tangga, hingga akhirnya kamu tiba di depan pura. Banyak wisatawan yang berfoto di sekitar pura, apalagi pemandangan dari sini terlihat sangat mengagumkan. Selain Pura Amarta Jati, di sekitar Pantai Balekambang juga terdapat sebuah makam seorang ulama yang berasal dari Jogja yang bernama Syaikh Abdul Jalil.

  • Flying Fox Di Atas Laut

Terdapat daya tarik lain yang ada di Pantai Balekambang, yakni bermain flying fox dari Pulau Ismoyo menuju pesisir Pantai Balekambang. Kamu akan bergelantungan di atas lautan dengan melaju pada sebuah tali yang memanjang. Itu merupakan pengalaman yang tak terlupakan, dan seru banget pastinya. Selain keseruan yang memacu adrenalin tersebut, di sini banyak pula pengunjung yang mengadakan camping bersama di atas hamparan pasirnya yang lembut. Serta ada pula pengunjung yang bermain layang-layang di sekitar pantai.

  • Rip Current

Ketika berada di Pantai Balekambang terdapat banyak sekali papan peringatan, supaya kamu tidak berenang melebihi batas yang sudah ada. Pembatas tersebut berupa sebuah bendera yang diletakkan di ambang batas aman. Selain memiliki hempasan ombak yang cukup kencang, pantai ini juga memiliki Rip Current yakni arus balik yang terbentuk akibat arus datang tegak lurus garis pantai dan menemui garis pantai yang melengkung. Jika kamu berenang di sekitar area Rip Current akan tertarik arus balik yang sangat kuat, yang mengakibatkan tenggelam karena kelelahan melawan arus. Bukan berarti ketika di Pantai Balekambang kamu ngga bisa main air, bisa kok,,,yakni di area dekat jembatan yang menghubungkan pantai dengan Pulau Ismoyo. Disana arusnya lebih tenang sehingga aman untuk kamu bermain air bahkan mandi di air lautnya.

2. Pantai Bajul Mati

Pantai Bajul Mati adalah salah satu pantai indah lainnya di Kabupaten Malang, tepatnya terletak di  Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pantai ini terkenal dengan Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC). Gak heran kalau disebut sebagai ibu kota penyu di Kabupaten Malang.

Bukan tanpa alasan, terdapat 57 indukan penyu di pantai yang terletak di Desa Gajahrejo ini. Sebagai tempat konservasi penyu terbesar di Malang Selatan, kamu bisa melihat pelepasan bayi penyu ke laut jika beruntung. Setiap musimnya terdapat hampir 100 buah telur penyu yang dihasilkan.

Proses pelepasan biasanya dilakukan bersama Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC). Waktu paling tepat melepasnya adalah saat matahari akan terbenam. Wisatawan bisa melakukannya sambil menikmati suasana sunsetyang menawan di sini, seru dan mengesankan.

Aktivitas seru lainnya adalah kamu bisa menjelajah pantai dan bebatuan karang. Pasalnya, pantai ini terkenal dengan karangnya yang menyerupai buaya mati. Pemandangan ombak saat memesah bebatuan karang akan terlihat sangan indah.

Apabila ingin yang lebih santai, kamu bisa duduk di pinggiran pantai sambil menikmati keindahan laut. Sayangnya, di sini tak diperbolehkan berenang, tapi kamu tetap boleh bermain ombak sesuai jarak yang dibatasi.

Jika wisatawan ingin menikmati suasana pantai saat malam atau melihat pemandangan matahari terbit di pagi hari, wisatawan bisa berkemah di sini. Meski tak ada camping ground, wisatawan diperbolehkan untuk mendirikan tenda di pinggir pantai. Namun, jangan lupa untuk membawa peralatan kemahmu sendiri, karena belum ada persewaan di sini.

Rute terbaik untuk sampai ke Pantai Bajulmati adalah dari pusat Kota Malang. Jaraknya sekitar 57 kilometer, sehingga waktu tempuhnya diperkirakan 2-3 jam perjalanan. Ambillah jalur menuju kawasan Turen, lalu lanjutkan ke arah Sumbermanjing Wetan. Kemudian, pilihlah jalan menuju ke kawasan Sendangbiru. Ikuti saja jalan yang ada sampai bertemu jembatan berbentuk setengah lingkaran. Jembatan itu bisa jadi patokan. Jika sudah menemukan jembatan tersebut, maka kamu sudah sampai. Pantai Bajulmati berada di kiri jalan.

Jam operasional Pantai Bajul Mati dibuka setiap hari pada pukul 05.00 – 18.00 WIB. Sedangkan untuk harga tiket masuk ke Pantai Bajul Mati adalah Rp10.000. Sementara fasilitas di Pantai Bajul Mati sudah terdapat fasilitas dasar seperti kamar mandi, toilet, gazebo, mushola hingga tempat parkir yang luas.

3. Pantai Goa Cina

Pantai Goa Cina merupakan salah satu primadona baru wisata pantai yang sekarang cukup ramai didatangi oleh para pengunjung dari berbagai kota. Terletak di daerah Malang bagian selatan, tepatnya terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang Selatan.

Sejarah nama Goa Cina sendiri berasal dari Goa yang terletak di bukit karang sebelah barat dari pintu masuk pantai. Konon jaman dahulu Goa ini digunakan oleh seorang pemuda Tionghoa bernama Hing Hook untuk bersemedi hingga akhir hayatnya.

Untuk menuju pantai ini dibutuhkan waktu tempuh sekitar 2 sampai 3 jam dari kota Malang. Pantai yang masih perawan ini hanya berjarak sekitar 6 km dari arah barat Pantai Sendang Biru.

Rute perjalanan menuju Pantai Goa Cina ini sebenarnya sama dengan rute menuju Pulau Sempu, hanya saja pengunjung harus berbelok ke arah kiri di pertigaan Sendang Biru. Biaya tiket masuk di Pantai Goa Cina adalah sebesar Rp5.000 untuk setiap orangnya.

Keberadaan tiga pulau yaitu Pulau Bantengan, Pulau Gua China, dan Pulau Nyonya yang berada di tengah-tengah pantai Gua Cina semakin memanjakan mata yang memandang lepas ke arah lautan.

Selain keindahan pantai yang mengundang banyak wisatawan datang ke sini. Beragam kegiatan juga bisa pengunjung lakukan. Menikmati matahari terbit dan tenggelam salah satunya. Beberapa kegiatan wisata lain di pantai Goa Cina antara lain:

  • Menikmati sunrise atau sunset
  • Berkemah di sekitar Pantai Goa Cina
  • Berkunjung ke gua
  • Berpiknik di area karang

Karena menjadi destinasi wisata alam terbaru di Malang yang sedang hits, obyek Pantai Gua Cina Malang menyuguhkan keindahan luar biasa. Tidak hanya panorama alamnya saja, namun pantai ini juga menawarkan spot, wahana dan fasilitas menarik didalamnya seperti:

  • Area parkir kendaraan wisatawan cukup luas
  • Pusat informasi
  • Warung wisata
  • Rumah makan
  • Camping area
  • Arena outbond
  • Spot foto instagenic
  • Toilet dan kamar mandi
  • Mushola
  • Gazebo dan tempat duduk santai

Jam buka kawasan wisata ini selama 24 jam karena pengunjung boleh berkemah di kawasan pantai. Beberapa pengunjung mengatakan jika pada saat liburan lebaran pantai akan tutup. Biasanya selama 3 hari, kemudian area pantai akan buka kembali. Sementara untuk Tiket masuk ke kawasan pantai terbilang cukup murah, yaitu Rp15.000. Namun biaya tersebut belum termasuk dengan biaya parkir jika membawa kendaraan.

4. Pantai Batu Bengkung

Pantai Batu Bengkung merupakan satu diantara puluhan pantai yang menjadi tempat wisata di Malang terpopuler. Daya tarik yang ditawarkan pantai ini terbilang sangat unik dan berbeda dari kebanyakan pantai di Malang.

Pantai yang masih asri dan sepi membuatnya sangat terjaga dari polusi sampah. Tempat ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin liburan tenang dan jauh dari keramaian wisatawan.

Anda bisa mengunjungi Pantai Batu Bengkung dengan menggunakan paket gathering Malang  yang ditawarkan Biro Perjalanan. Namun sebelum itu mari simak terlebih dahulu hal menarik apa saja yang sudah menunggu Anda di Pantai Batu Bengkung Malang.

Pantai Batu Bengkung berlokasi diJalur Lintas Selatan, RT.42/RW.05, Hutan, Desa Gajah Rejo, Kecamatan Gedangan, Malang. Lokasinya tidak terlalu jauh dari beberapa pantai terkenal lain di Malang seperti Pantai Bajul Mati dan Pantai Goa Cina .

Jaraknya sekitar 64 km dari pusat Kota Malang dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam perjalanan. Rute terbaik menuju pantai ini bisa Anda dapatkan menggunakan Google Maps yang akan menunjukan jalan dari titik Anda berangkat.

Bisa juga dengan memanfaatkan jasa sopir dari sewa alphart malang atau biro perjalanan yang siap mengantar Anda langsung menuju lokasi. Dengan begitu Anda tidak perlu pusing lagi memikirkan jalan mana yang harus dilalui untuk mengunjungi Pantai ini.

Pantai Batu Bengkung bisa Anda nikmati kapanpun karena tempat ini buka selama 24 jam penuh. Namun ada waktu-waktu tertentu yang mungkin bisa Anda pilih untuk waktu berkunjung seperti saat sore hari.

Di sore hari matahari tidak terlalu panas sehingga Anda bisa puas berkeliling dan bermain air di pantai. Anda juga bisa menikmati momen indah sunset Pantai ini tanpa harus menunggu lama dan berpanas-panasan.

Pastikan juga untuk datang saat musim kemarau agar Anda bisa terhindar dari cuaca mendung dan hujan yang turun. Dengan begitu Anda bisa berkeliling dan liburan di Pantai ini tanpa terganggu apapun.

Untuk bisa masuk kawasan Pantai Batu Bengkung, Anda tidak perlu membayar biaya mahal. Tiket masuk pantai ini sangat terjangkau, diantaranya :

  • Tiket masuk : Rp10.000
  • Parkir motor : Rp5.000
  • Parkir mobil : Rp10.000

Hal yang membedakan Pantai ini dengan pantai-pantai lain adalah garis pantai yang berada di sisi kiri dan kanannya. Terdapat pantai yang menghadap barat dan juga selatan yang membuat pantai ini seperti dua pantai berbeda.

Seperti kebanyakan pantai di pesisir selatan Jawa pada umumnya ombak di Pantai ini sangat kencang dan besar. Sehingga cukup berbahaya bila terlalu ke tengah dan tergulung ombak menuju laut.

Namun karena kontur karang yang unik, Anda bisa bermain air dengan pengawasan dari tim SAR di sanan. Karang sisi selatan Pantai Batu Bengkung terlihat seperti membentuk sebuah benteng sehingga ombak yang datang dapat tertahan sementara di pinggiran.

Air laut yang tertahan ini kemudian membentuk sebuah kolam yang bisa digunakan pengunjung untuk berenang. Sekitar Pantai ini juga terdapat bukit karang besar yang hampir terlihat seperti sebuah pulau dengan pepohonan yang tumbuh diatasnya.

Nama batu bengkung sendiri diambil dari bentuk pantainya yang unik tersebut. Garis pantai yang terbentuk dan Batu karang besar ini terlihat seperti perut yang sedang dibengkung atau diikat menggunakan stagen.

Sehingga pantai ini terlihat ramping seperti perut wanita yang diikat oleh stagen saat selesai melahirkan. Keunikan nya inilah yang membuat Pantai ini sangat menarik untuk Anda kunjungi saat berada di Malang.

Ada banyak cara untuk Anda menikmati keindahan dari Pantai Batu Bengkung mulai dari berenang, bermain pasir, hingga menikmati wisata kuliner Malang. Berikut ini beberapa rekomendasi kegiatan seru untuk Anda coba lakukan saat berada di Pantai ini.

  • Menikmati keindahan pantai
  • Berenang di kolam alami
  • Menyaksikan sunset
  • Mendaki bukit karang
  • Camping
  • Wisata kuliner

5. Pantai Nganteb

Pantai Ngantep adalah sebuah pantai di pesisir selatan yang menjadi salah satu dari banyak bahari di Malang Selatan selain Pantai Tamban, Goa Cina, Balekambang, Sendang Biru dan lainnya. Secara administrative, Pantai Ngantep berada di Dusun Sukorejo, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur atau sekitar 72 km dari Kota Malang.

 Untuk menuju ke pantai ini, kita dapat mengikuti jalur menuju pantai Balekambang. Hanya saja pada perempatan Jalur Lingkar Selatan, arahkan kendaraan belok ke kiri melewati JLS untuk menuju ke pantai Ngantep. Sekitar 10 menit perjalanan, nanti akan terlihat sebuah papan penunjuk arah menuju pantai Ngantep. Ketika melewati jalan tersebut, dari jalan JLS yang cukup mulus dan masih baru, kita akan melewati jalan tanah berbatu. Sebaiknya datang ke pantai ini waktu musim kemarau karena jalan akan mudah dilewati dan tidak berlumpur.

Keindahan dan suasana pantai memang menjadi salah satu daya tarik wisata Malang dengan kekayaan alamnya. Rasa penat dan bosan tidak akan anda rasakan ketika berwisata di Pantai Ngantep Kabupaten Malang Jawa Timur. Suguhan keindahan dan spot terbaiknya akan memanjakan kunjungan para wisatawan untuk sensasi perjalanan tak terlupakan.

Daya tarik utama dari pantai ini adalah pasirnya yang begitu putih dan lembut serta gulungan ombaknya yang cukup memikat. Ombak serta pasir yang dimiliki oleh pantai ini lah yang menjadikan Ngantep sebagai salah satu spot selancar yang paling menarik di antara deretan pantai lain di Malang.

Selain sebagai surga selancar, pantai Ngantep juga dikenal sebagai pantai religi. Julukan ini tidak lepas karena adanya sebuah Pendopo yang berada di puncak bukit sebelah barat pantai Ngantep. Warga sekitar menyebut bukit ini dengan nama Gunung Batok. Di bukit itu juga, terdapat sebuah gua yang kadang digunakan orang untuk bertapa.

Pantai Ngantep Malang menyuguhkan keindahan dengan sajian fasilitas pendukung cukup lengkap seperti:

  • Tempat parkir kendaraan wisata luas
  • Warung jajanan
  • Pusat informasi dan tiket masuk
  • Rumah makan
  • Toilet umum
  • Mushola
  • Gazabo dan tempat duduk
  • Penginapan
  • Camping ground
  • Wahana permainan menarik
  • Spot foto instagramable

Obyek wisata Pantai Ngantep Malang buka setiap hari dengan operasional dari jam 05.00 – malam hari. Jika ingin mengunjungi Pantai Ngantep, wisatawan hanya perlu membayar harga tiket masuk Rp.5.000/orang. Biaya tiket parkir wisata menjadi tambahan ketika anda explore Pantai Ngantep Malang menggunakan kendaraan.

6. Pantai 3 Warna

Pantai 3 Warna merupakan kawasan rehabilitasi dan konservasi mangrove, terumbu karang dan hutan lindung. Pantai 3 warna memiliki keunikan tersendiri yakni memiliki warna air yang berbeda-beda yang meliputi warna biru, hijau dan coklat. Penyebab dari perbedaan warna air laut tersebut dikarenakan kedalaman air laut. Warna biru merupakan sisi yang paling dalam, hijau pada sisi yang dangkal serta coklat merupakan pada pasir pantai.

Pantai 3 Warna memiliki ombak yang tenang dan satu-satunya spot snorkeling yang ada di Malang. Wisatawan dapat langsung menikmati indahnya tembu karang dan berbagai macam jenis ikan di sana. Pantai 3 Warna ini juga langsung berhadapan dengan Pulau Sempu yang indah. Pantai ini juga langsung bersebelahan dengan Pantai Sendang Biru.

Selain pantai ini memiliki 3 warna, Pantai 3 Warna ini merupakan kawasan pantai yang alami dan benar-benar terjaga kebersihan dan keindahannya. Pemeriksaan ketat akan dilakukan terhadap barang bawaan sebelum memasuki kawasan Pantai 3 Warna.

Barang wisatawan yang berpotensi menjadi sampah akan didata dan diperiksa saat kembali dari pantai. Jika saat kembali, barang bawaan tidak sesuai dan meninggalkan sampah saat di pantai akan dikenakan denda hingga Rp 100 ribu. Wisatawan juga disarankan untuk membawa bekal makanan saat berada berkunjung di Pantai 3 Warna.

Pantai 3 Warna menjadi salah satu tempat snorkeling yang ada di Malang. Pantai ini memiliki warna yang jernih sehingga cocok untuk digunakan snorkeling. Wisatawan yang hadir juga akan diberi batas maksimal berkunjung sekitar 2 jam yang terlebih dahulu harus reservasi.

Pantai 3 Warna terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumber Manjing Wetan, Kabupaten Malang. Jarak tempuh menuju Pantai 3 Warna dari pusat Kota Malang sekitar 150 km atau sekitar 3 jam dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Rute Pantai 3 Warna dari wilayah Kota Malang, wisatawan dapat menuju ke Kecamatan Bululawang kemudian Kecamatan Turen dan langsung ke area Pantai Sendang Biru. Sesampainya arah Pantai Sendang Biru, ikuti arah ke Clungup Mangrove Conservation.

Harga tiket masuk Pantai 3 Warna adalah Rp 10 ribu per orang. Pengunjung diwajibkan menyewa pemandu wisata sebesar Rp 150 ribu untuk setiap rombongan yang berjumlah 5 orang.

Peralatan snorkeling dapat disewa sejumlah Rp 25 ribu, sewa kano Rp 25 ribu, serta sewa perahu dengan jumlah Rp 100 ribu untuk maksimal 5 orang. Jam operasional Pantai 3 Warna yakni dari mulai pukul 07.00 hingga 14.00. 

Pantai 3 Warna juga menyediakan berbagai fasilitas, diantaranya :

  • Pemandu wisata
  • Alat alat snorkeling
  • Spot snorkeling
  • Spot foto cantik
  • Warung makan
  • Area parkir kendaraan
  • Musholla
  • Kamar mandi atau MCK
  • Pelampung

Selain berenang, snorkeling, dan diving aktifitas yang dapat dilakukan oleh pengunjung di pantai Tiga Warna yaitu menyusuri mangrove dengan perahu, bermain kano, mengunjungi rumah apung atau melakukan kegiatan konservasi seperti menanam bibit mangrove, melepas anak penyu dan pemasangan terumbu karang buatan.

7. Pantai Lenggoksono

Pantai Lenggoksono adalah salah satu pantai yang letaknya berada di di Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sampai saat ini pantai masih menjadi tempat rekreasi yang banyak dipilih orang, termasuk saat wisatawan datang ke Malang, mereka bisa mengunjungi beberapa pantai cantik yang ada. Dan salah satunya yang sayang jika anda lewatkan adalah Pantai Lenggoksono. Asal muasal nama dari tempat ini adalah karena di sekitar area pantai terdapat banyak pohon sono.

Berkunjung ke pantai ini dijamin akan membuat anda betah, karena anda akan mendapatkan 3 pantai sekaligus untuk dinikmati, yaitu Pantai lenggoksono, Banyu Anjlok, dan Bolu-bolu. Bagi yang mau ke Pantai Banyu Anjlok diharap hati-hati saat musim penghujan karena medannya rawan licin. Untuk Bolu-bolu sendiri bisa didatangi jika anda ingin suasana yang lebih sepi dan tenang karena pantai ini sepi tidak berpenghuni.

Pantai Lenggoksono juga dijadikan sebagai tempat konservasi lobster seperti jenis lobster pasir dan lobster mutiara. Lobster-lobster ini berada di goa-goa dan penduduk lokal sengaja menjaga goa tersebut agar terhindar dari nelayan tidak bertanggung jawab yang mau menangkap lobster dengan menggunakan bom laut sehingga dapat merusak potensi lobster yang berada di wilayah pantai ini.

Fasilitas di pantai ini sayangnya belum begitu banyak dan lengkap, namun ada beberapa yang bisa anda temukan, seperti di antaranya adalah;

  • Area berkemah
  • Tempat penginapan
  • Lahan parkir
  • Toilet umum

Bagi anda yang menyukai fotografi hunting foto di Pantai Lenggoksono pasti akan terasa mengasyikan karena obyek wisata ini termasuk luas dan mempunyai pemandangan yang indah. Pepohonan seperti kelapa dan lainnya yang ada di sekitar pantai juga makin menambah cantik panorama alam yang tercipta. Dengan latar belakang lautan biru dan langit cerah. Selain itu, anda juga bisa mengabadikan momen-momen saat anda mengunjungi 3 pantai lain di Lenggoksono, seperti yang sudah disebutkan di atas, pantai ini juga memiliki goa untuk menyimpan lobster-lobster, tidak ada salahnya untuk berfoto di depan goa tersebut.

Agar bisa mencapai Pantai Lenggoksono, anda memerlukan waktu 3 hingga 4 jam. Jika anda dari Purwodadi dan Surabaya, anda bisa menuju ke Malang dan melewati Turen dan ke selatan ke arah Tirtoharjo. Perjalanan ke Pantai Lenggoksono disarankan menggunakan kendaraan pribadi, karena tidak terdapat kendaraan umum untuk sampai ke sana. Jika ingin  menaiki ojek, Anda bisa naik ojek dari Dampit dengan tarif Rp 70.000,- per orang. Jika menggunakan motor pribadi tidak sampai Rp 50.000,- untuk sampai di sana.

Obyek wisata Pantai Lenggoksono dibuka selama 24 jam untuk para wisatawan yang mau berkunjung, dan juga anda yang akan kesana tidak perlu membayar tiket masuk, hanya perlu membayar biaya tiket parkir saja bagi yang membawa kendaraan pribadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *